Posisi Anda
Home > Berita desa > Akibat Biaya Pengurusan Surat Tanah, Semua Perangkat Desa ini Di Periksa

Akibat Biaya Pengurusan Surat Tanah, Semua Perangkat Desa ini Di Periksa

surat tanah

Info desa – Biaya Pengurusan surat tanah di wilayah perdesaan terkadang menjadi boomerang bagi perangkat desa. Tidak sedikit juga yang menjadi kontroveri dan muncul polemik. Karena desa merupakan pemerintahan terkecil dimana pengurusan surat menyurat pertanahan di mulai.

Dari beberapa jenis dokumen pertanahan semuanya berurusan dan berawal dari Pemerintahan desa. Baik Dokumen surat tanah SPGR, SKRPPT, Surat tebang hutan, Surat Hibah Tanah sampai kepada Sertifikat Tanah BPN.

Sehingga tidak sedikit pula permasalahan muncul di perdesaan yang berkaitan dengan surat-menyurat atau sertifikat tanah, persengketaan hak milik hingga kepada biaya pembuatan dokumen pertanahan di Kantor desa.

Oleh karena itu, Kepala desa serta perangkat di kantor desa harus berhati-hati dengan urusan pertanahan ini. Dan bagi masyarakat juga harus jeli terhadap kekhawatiran penyalahgunaan wewenang serta administrasi dalam pengurusan surat tanah.

Sebagaimana terjadi di salah satu desa di daerah Jawa Tengah ini semua perangkat desanya di periksa pihak berwajib karena diduga tersangkut masalah biaya pengurusan surat tanah di desa itu.

Pemerikasan terhadap Kepala Desa beserta seluruh perangkatnya ini setelah Tim Saber Pungli dari Polres Cilacap mendatangi kantor desa tersebut sekitar pukul 11.00 siang. Sebagaimana dilansir serayunews.com, Selasa (31/1/2017).

Diberitakan, para perangkat desa serta kepala desa Surusunda Kecamatan Karangpucung Cilacap ini sempat terkejut saat kedatangan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) ke kantor desa tersebut.

Rupanya peristiwa itu diduga karena di desa Surusunda tersebut masyarakat di minta iuran wajib untuk biaya operasional pembuatan Sertifikat Tanah Proyek Nasional (Prona). Biaya pengurusan surat tanah prona yang nilainya antara Rp 500 ribu – Rp 650 ribu itu di sepakati setelah dibahas dalam acara musyawarah dan penyuluhan program sertifikat prona di maksud.

Dari operasi yang di jalankan Saber Pungli di kantor desa tersebut telah diamankan sejumlah uang sebesar Rp 10.450.000 dan dua bendel kwitansi dari ruang Kaur keuangan desa. Sementara Kepala desa dan perangkat desa yang jumlahnya sekitar 10 rang tersebut akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :   Kepala Desa Pedekik Sebelum Berpisah Dari Kelapapati

Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto seperti dilansir serayunews.com membenarkan adanya kejadian di desa Surusunda itu melalui Kasatreskrim AKP Agus Supriadi.

“Kita masih melakukan pemeriksaan lanjutan terkait kasus itu. Dugaannya mereka melanggar UU RI No 20 th 2001 tentang perubahan Atas UU RI No 31 th 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” lansir serayunews.

Kabarnya dalam kasus biaya pengurusan surat tanah prona itu juga turut diamankan Berita Acara Persetujuan nominal pungli, Berita Acara pembentukan team pelaksana Prona Tk. Desa Surusunda serta Surat keputusan Kepala Desa tentang team Pelaksana program sertifikat tanah Proyek Nasional.

Terlepas dari kebenaran berita yang diturunkan serayunews.com tersebut, bagaimanapun juga bagi Kepala desa dan perangkat desa harus berhati-hati dalam menjalankan fungsi pemerintahan desa yang di embankan kepadanya. Karena pemerintah memang sedang gencar-gencarnya memerangi pungli di segala bidang.

Apalagi dengan adanya kucuran dana desa yang sudah diberikan pemerintah secara tidak langsung gaji para perangkat desa juga ikut naik. Jadi tidak perlu lagi melakukan pungutan kepada masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi di pemerintahan desa.

Selain itu transparansi anggaran dana desa juga harus di publikasikan kepada masyarakat. Supaya tidak menimbulkan fitnah dan bisa menyelamatkan perangkat desa dari pelanggaran hukum. Jangan sampai terjadi seperti di Desa-desa ini Di Anggap Tidak Transparan Oleh Inspektorat, Kenapa ? (pdk)

 

Sumber : http://www.serayunews.com/berita/hukumkriminal/10-perangkat-desa-surusunda-kena-ott-tim-saber-pungli-polres-cilacap/

Akibat Biaya Pengurusan Surat Tanah, Semua Perangkat Desa ini Di Periksa was last modified: March 27th, 2017 by admin

Pengunjung Lain Juga Membaca Ini :

Tahun 2018 Jumlah Dana Desa Direncanakan 1,6 Milyar per Desa Info desa - Pemerintah RI melalui Kementerian Desa PDTT mengambil perhatian serius dalam membangun Indonesia dari desa. Hal ini dibuktikan dengan dialokasikannya dana desa dari Pemerintah pusat kepada...
Pelepasan Jamaah Haji Desa Pedekik 2012 Lima orang warga Desa Pedekik telah berangkat untuk menunaikan haji tahun 2012 ini.  Acara pelepasan jamaah haji Desa Pedekik ini di lakukan di Mesjid bersejarah Pedekik, yakni mesjid Sabilillah yang ...
Data Laporan Bulanan September 2014 Berikut ini adalah tabel Data Kependudukan ( Monografi) Laporan Bulanan Desa Pedekik ke Kantor Camat Bengkalis untuk bulan September Tahun 2014. Data tersebut merupakan data valid yang tercantum di da...
Bara’an ; Jadwal Dan Rute Silaturrohiem Idul Fitri 2014 Desa Ped... Hari Raya Idul Fitri 1435 H / 2014 tak lama lagi akan menjelang. Menurut hitungan di kalender nasional 2014, Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Senin tanggal 28 Juli 2014. Namun begitu unt...
Data Laporan Bulanan September 2013 Berikut ini adalah tabel Data Kependudukan ( Monografi) Laporan Bulanan Desa Pedekik ke Kantor Camat Bengkalis untuk bulan September Tahun 2013. Data tersebut merupakan data valid yang tercantum di da...
Hasil Pemenang PILGUBRI 2013 Desa Pedekik Bengkalis - Pemilihan umum Gubernur Riau telah selesai dilaksanakan di Desa Pedekik. Lebih kurang jam 15.00 WIB semua TPS yang ada di Pedekik telah merampungkan penghitungan suara sementara. Dari 5 TP...
Jenis Permainan Rakyat HUT RI Ke 69 Desa Pedekik Bengkalis - Dalam rangka menyambut Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-69 Tahun 2014, seperti biasa Pemerintah desa Pedekik beserta masyarakat akan mengadakan beberapa permainan rakyat yang akan di adakan tep...
Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pedekik Sukses Menjalankan Tugasnya Pad... Bengkalis - Pemilihan Umum Gubernur Riau Putaran Pertama telah sukses dilaksanakan di Desa Pedekik. Event akbar Provinsi Riau yang diadakan tanggal 4 september kemaren, telah sukses mengantarkan pasan...

Leave a Reply

Top