Posisi Anda
Home > Berita desa > Di Desa ini, Semua Warga Harus Mematikan Televisi Selama 2 jam

Di Desa ini, Semua Warga Harus Mematikan Televisi Selama 2 jam

spanduk matikan TV

Info desa, Pedekik.com – Pesawat televisi terkadang bisa hidup sampai 18 jam. Anggap saja jika dirumah anda televisi mulai di hidupkan pagi jam enam, dengan alasan sebagai sambilan atau hiburan saat persiapan berangkat kerja.

Kemudian anda pergi ke tempat kerja ternyata televisi masih di tonton oleh isteri. Isteri selesai, disambung pula sama pembantu. Pembantu usai di sambung dengan anak yang nonton sehabis pulang sekolah.

Begitu terus sampailah akhirnya televisi baru mati saat anda sudah mau tidur jam 12 malam. Jadi televisi dirumah anda masa hidupnya mencapai 18 jam.

Namun di desa ini, semua warga harus mematikan televisi selama dua jam. Yakni antara jam 18.00 s/d jam 20.00 malam. Tujuannya supaya anak-anak di kampung tersebut melakukan kegiatan belajar dan kegiatan positif lainnya seperti mengaji.

Agenda matikan TV antara Maghrib sampai Isya ini di programkan oleh pemerintahan desa. Jadi semua masyarakat sepakat dengn anjuran positif itu. Karena hal ini dinilai program yang sangat bagus guna menigkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di desa itu. Khususnya bagi anak-anak pelajar.

Salah seorang warga desa tersebut, Eni Nuraini sangat menyambut positif dengan program itu. Karena dirinya kesulitan mendidik anak-anaknya yang punya kebiasaan menonton televisi di jam-jam tersebut ketimbang belajar. Namun dia sudah mencoba menerapkan pada anak-anaknya, jika waktu maghrib tiba segera matikan televisi dan menyuruh anaknya untuk sholat, ngaji dan belajar.

“Tapi kalau lingkungan tidak mendukung, susah juga. Kalau ada program seperti ini kan semua pada matikan TV, jadi anak yang lain juga belajar. Jadi anak say ikutan,” ujarnya.

Program mematikan Televisi selama dua jam di desa itu di gagas oleh para Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang sedang kuliah kerja nyata di desa itu. Koordinator Desa Mahasiswa KKN UIN Saifudin menerangkan hal ini dalam upaya menghidupkan kembali budaya mematikan televisi antara pukul 18.00 sampai dengan 20.00 WIB.

Baca Juga :   Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Kepada Usaha Kecil Pedesaan

Sebelumnya memang sudah mulai dijalankan yakni dengan cara memasang stiker di setiap rumah. Namun agar kesepakatan ini berjalan baik perlu adanya deklarasi dan komitmen bersama.

Menurut Muhammad Saifuddin selaku Koordinator mahasiswa, tujuannya supaya kebiasaan mengaji setelah Sholat Maghrib hidup kembali di desa Tabet, Kendal Jawa Tengah itu.

“Warga Desa Tabet masyarakatnya agamis, jangan sampai acara televisi mengalahkan budaya meangaji pada anak-anak,” paparnya.

Program himbauan matikan televisi selama dua jam itu disambut baik oleh Bupati Kendal Mirna Annisa. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan mematikan TV secara massal itu saat menghadiri deklarasi Himbauan Matikan Televisi yang diadakan oleh Mahasiswa KKN di desa Tabet.

Menurutnya dengan deklarasi program itu membuktikan kalau masyarakat di desa Tabet sangat peduli terhadap akhlak generasi penerus dan memiliki kesadaran moral yang tinggi.

“Kalau bisa gerakan seperti ini bisa menjalar ke desa-desa lain. sehingga muncul generasi baru yang mentalnya bagus dan akhlaknya baik,” harapnya.

Begitu pula respon positif diberikan oleh anggota DPRD Kendal, Suroto. Dia mengharapkan kalau bisa budaya ini terus dilestarikan.

“Perlunya komitmen bersama supaya program seperti ini semuanya merasa bertanggung jawab. Sehingga nilai-nilai agama dan akhlak yang mulia benar-benar terjaga,”ucapnya.

Jadi himbauan televisi harus mati selama lebih kurang dua jam tersebut di terapkan di desa Tabet kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah. Semoga desa-desa yang lain bisa mencontoh. (pdk)

Di Desa ini, Semua Warga Harus Mematikan Televisi Selama 2 jam was last modified: March 15th, 2017 by admin

Pengunjung Lain Juga Membaca Ini :

Kepala Desa Pedekik Ke-4 HAMDI, S.AgKepala Desa Pedekik Ke-4Masa Bakti : 2006 - 2008     Profile Hamdi, S.Ag Nama Lengkap : Hamdi Tempat Lahir    : Pedekik Tanggal Lahir    : 07-07-1969 Agama...
Ini Peran Strategis PKK Di Pemerintahan Desa Info Desa - Peran PKK di Pemerintahan Desa sangatlah strategis untuk kemajuan pembangunan dan bidang pemberdayaan. Bagaimanapun juga para perempuan di desa memegang peranan penting. Kelompok PKK at...
Cara Membuat Peta Sketsa Lingkungan Desa Peta sangatlah dibutuhkan dalam sistem pemerintahan. Mulai dari pemerintahan desa hingga ke tingkat pemerintahan negara. Namun kalau kita berbicara lebih spesifik, yakni tentang peta desa, sepertinya ...
Kepala Desa Termuda Se Propinsi Ini Sang Visioner Masa Depan Info Desa – Walaupun berstatus Kepala Desa termuda di salah satu Propinsi Indonesia ini, namun Visi Misi yang di canangkan tidak kalah visioner dengan Kades lain yang seangkatan dengannya. Adalah Pemu...
Peringatan Maulid Nabi 2014 Desa Pedekik Bengkalis Bengkalis - Peringatan Maulid Nabi Desa Pedekik kali ini agak berbeda dari peringatan Maulid Nabi SAW yang sering dilaksanakan di mesjid-mesjid dalam lingkungan Desa Pedekik. Kalau biasanya acara maul...

Leave a Reply

Top