Posisi Anda
Home > Nasional > Kapolri Dapat Hadiah Pedang warna emas Dari Raja Salman

Kapolri Dapat Hadiah Pedang warna emas Dari Raja Salman

kapolri dapat hadiah pedang emas

Jakarta, Nasional – Kapolri Tito Karnavian dihadiahi Pedang berwarna keemasan dari Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman. ‘Pedang Emas’ itu di serahkan oleh Raja Salman melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi. Penyerahan cindera mata berupa pedang itu diserahkan pada hari Sabtu 4 Maret ketika Osama berkunjung ke Mabes Polri.

Pedang yang dibalut warna keemasan itu dikemas dalam sebuah kotak khusus dan di terima langsung oleh Tito. Panjang Pedang tersebut 1 meter. Tidak disebutkan apa motif dari pemberian pedang tersebut kepada Tito. Mungkin hanya sebagai cendera mata biasa.

Karena kalau itu sebagai penghargaan, biasanya dikarenakan prestasi yang di raih oleh yang menerima penghargaan. Sehingga mendapat apresiasi yang positif. Dan jika sebagai hadiah atau kenang-kenangan juga biasanya diberikan langsung oleh si pemberi cindera mata. Tetapi kenang-kenangan ini diberikan melalui perantara perwakilannya.

Sebagaimana kita tahu kunjungan Raja Salman ini merupakan kunjungan pertama ke Indonesia dan merupakan kunjungan Kerajaan Arab saudi kedua setelah masa 40 tahun lebih.

Pemberian hadiah dari Kerajaan Arab Saudi kepada Tito Karnavian ini, kemudian dilaporkan oleh institusi Polri kepada KPK. Karena terkait gratifikasi. Perwakilan Polri yang datang ke kantor KPK yaitu Kepala Koordinator Sekretaris Pribadi (Kakorspri) Kapolri Kombes Dadang Hartanto dan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul.

Baca Juga :   Program Beasiswa S1 Tahun 2017 dari Institut Teknologi HB Bandung

Menurut Dadang pelaporan pedang hadiah itu merupakan bentuk kepatuhan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, kepada aturan terkait gratifikasi.

“Kami datang ke KPK menyampaikan laporan gratifikasi dari Kapolri berdasarkan surat perintah dari pak Tito sebagai staf pribadi beliau. Ini terkait pemberian hadiah gratifikasi,” ujar Dadang di gedung KPK.

Setelah pedang tersebut diserahkan ke KPK, pihak Polri memberikan keputusan selanjutnya kepada KPK. Apakah pedang itu akan dikembalikan kepada Pak Tito atau mau diapakan oleh KPK. Namun kabarnya hadiah gratifikasi berupa pedang emas itu akan di letakkan di museum kepolisian RI.

Berhubungan dengan Kapolri Tito Karnavian dan berita pemberian hadiah ini, beberapa hari lalu Amril Mukminin juga Terima Penghargaan Dari Kapolri Tito Karnavian. ( pdk )

 

Sumber : detik.com

Kapolri Dapat Hadiah Pedang warna emas Dari Raja Salman was last modified: March 8th, 2017 by admin

Pengunjung Lain Juga Membaca Ini :

Bunga Pinjaman di Pegadaian per Bulan Paling Murah, Hanya 0,01% Bisnis - Tahun 2016 ini merupakan Tahun Pelayanan bagi PT. Pegadaian Indonesia sebagai wujud keseriusannya dalam melayani masyarakat. Betapa tidak, bunga pinjaman di Pegadaian per bulannya bisa di bil...
Cara Pengaduan Listrik Jika Pembayaran Tagihan Anda Naik Nasional - Banyak masyarakat yang belum tahu tentang prosedur cara pengaduan listrik jika tagihannya mengalami kenaikan. Khususnya bagi pelanggan PLN daya 900 VA (Volt Ampere) yang kenaikannya terhitu...
Pendeta Se-DKI Sepakat Tidak Dukung Ahok Di Pilkada Jakarta Putaran Ke... Nasional - Pilkada Jakarta putaran kedua akan digelar dalam waktu dekat. Kedua kubu Anis-Sandi dan Ahok Djarot masing-masing berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan proses pemilihan Kepala Daerah Pro...
Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Desa, RI gaet Australia Nasional - Dalam upaya meningkatkan Kapasitas kepemimpinan Desa di nusantara, Kemendesa PDTT akan menggaet Australia untuk bekerjasama. Diharapkan para pemimpin desa nantinya akan lebih profesional da...
Pengurusan KTP Elektronik Dihentikan Sementara Bengkalis - Pengurusan E-KTP untuk sementara waktu dihentikan oleh pemerintah. Penghentian ini sifatnya hanya sementara hingga Januari 2015. Hal ini disebabkan karena adanya dua data base yang dijadik...
Ini Ketentuan Pencabutan Subsidi Listrik PLN Sampai Bulan Mei Mendatan... Nasional - Pemerintah telah menetapkan pencabutan subsidi listrik mulai bulan Januari kemarin. Pengurangan subsidi dilakukan secara bertahap. Yaitu per dua bulan sekali. Tahap pertama dari bulan Janua...
Santri akan dapat Kartu Indonesia Pintar, Ini syaratnya Santri, Nasional - Kartu Indonesia Pintar tidak saja di peruntukkan bagi para pelajar disekolah-sekolah negeri. Santri yang mondok di pesantren pun berhak mendapatkan kartu pintar program pemerintah i...
Siswa SD Indonesia Akan pecahkan Rekor Dunia di Inggeris karena ini Nasional - Pencapaian rekor dunia kembali akan di pecahkan oleh siswa SD kelas lima asal Indonesia. Murid SD Universal Patebon Kendal Jawa Tengah ini akan unjuk kebolehan di London Inggeris pada bulan...

Leave a Reply

Top