Posisi Anda
Home > Nasional > Kementerian Desa PDTT Dirikan Perusahaan Mitra Bumdes Bersama Bulog

Kementerian Desa PDTT Dirikan Perusahaan Mitra Bumdes Bersama Bulog

Kementerian Desa PDTT

Nasional – Guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan Kementerian Desa PDTT mendirikan perusahaan PT. Mitra Bumdes Nusantara (MBN) bekerjasama dengan Bulog dan BUMN. Hal ini dilakukan dengan alasan untuk mempermudah dalam mengkordinir Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Selain itu menurut pernyataan Menteri Eko sebagaimana dilansir kemendesa.go.id alasan menggandeng BULOG karena lembaga yang menangani urusan logistik ini mampu menjangkau daerah pertanian dan memahami lebih dalam tentang proses pascapanen para petani.

BULOG dalam mewujudkan tujuan ini mengambil inisiatif bekerjasama dengan Kopelindo dan empat Bank BUMN untuk memperkuat manajemen PT MBN. Dimana sistem pembagian sahamnya mengambil skema 51% kepemilikan saham akan dipegang oleh PT. MBN. Dan sisanya yang 49% akan dipegang oleh BUMDes.

“Jadi dengan adanya PT Mitra BUMDes Nusantara ini kita harapkan nanti seluruh desa memiliki BUMDes dan akan ada pendampingan. Sehingga program-program pemerintah bisa disalurkan lewat PT MBN. Lembaga ini diharapkan bisa menjadi link and match antara usaha kecil dan industri besar sebagai sebuah tim,” jelas Menteri desa PDTT Eko Sandjojo pada acara pembentukan PT Mitra BUMDes Nusantara di kantor BULOG, Jakarta, Selasa (4/4).

Kementerian Desa PDTT yang di nakhodai Eko Putro Sandjojo memang sedang gencar-gencarnya membuat program guna mewujudkan pembangunan desa yang semakin maju. Berbagai kegiatan dan kerjasama dilakukan menteri desa bersama lembaga-lembaga lainnya. Yang paling sering kita dengar adalah kerjasama dengan Australia dalam membangun desa.

Sementara itu, menurut pendapat Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti, perusahaan Mitra BUMDes nantinya akan menjadi kepanjangan tangan BULOG untuk masuk pada ekonomi pedesaan. Sehingga seluruh proses keterjangkauan pangan dan produk dapat ditangani dengan baik.

“Kami siapkan organisasi minimalnya. Kami juga siapkan sumber daya manusianya. SDM di pusat sudah disiapkan dalam tim. Pedesaaan kini juga sudah ada peran. Kami juga gandeng BUMN. Artinya, yang kita ingin raih bukan sekedar uang, melainkan tenaga mereka yang bisa menjadi pemimpin di daerahnya,” jelas Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti.

“Hari ini simbol kesepakatan kemajuan lebih nyata lagi. Ini dapat dilaksanakan penuh tanggungjawab dalam rangka mewujudkan negara berkedaulatan pangan dan ekonomi yang berkeadilan,” lanjut Dirut Bulog tersebut.

Djarot menambahkan, PT MBN dibentuk bukan untuk menjadi pesaing Bumdes. Melainkan akan menjadi mitra bagi Badan Usaha Milik Desa nantinya. Keuntungan dan insentif yang di dapat dari kegiatan ini akan masuk ke desa melalui Bumdes. Polanya akan menguntugkan bagi kedua belah pihak yakni perusahaan MBN dan desa.

Baca Juga :   Panduan Bikin Peta Sketsa Desa Bagi Pemerintahan Desa (Download)

Untuk tahap awal, PT. MBN akan menjadi mitra dalam kegiatan pengadaan sarana dan prasarana serta modal produksi di desa. Dengan program ini desa akan diarahkan untuk menjadi lumbung-lumbung pangan desa yang mandiri serta bisa dijadikan wilayah transaksi perdagangan pangan.

“Jangan sampai timbul persepsi PT. MBN akan mematikan usaha bisnis yang telah ada. Saya pesan kepada komisaris dan direksi Mitra BUMDes, jangan pernah mengambil alih bisnis yang sudah dilakukan masyarakat. Yang boleh kita lakukan adalah menambah kapasitas pasarnya, teknologinya, dan serapan bahan bakunya,” papar Djarot.

Satu sisi pembentukan perusahaan PT. MBN yang di lakukan Bulog bekerjasama dengan kementerian Desa PDTT ini mungkin punya nilai positif dalam membantu pengelolaan Bumdes. Baik manajemen ataupun Sumber Daya Manusianya.

Namun disisi lain dengan pola 51% saham milik PT. MBN memunculkan persepsi yang bisa memiliki penafsiran berbeda. Apalagi namanya urusan bisnis. Jadi apakah keberadaan perusahaan Mitra Bumdes ini akan benar-benar efektif dan bermanfaat secara merata kepada masyarakat desa? Kita tunggu kiprahnya di lapangan. (pdk)

Kementerian Desa PDTT Dirikan Perusahaan Mitra Bumdes Bersama Bulog was last modified: April 15th, 2017 by admin

Pengunjung Lain Juga Membaca Ini :

Semua Guru Honorer Akan Jadi PNS Akhir 2015, Ini Syaratnya Pendidikan - Pedekik.com, Hingga akhir tahun 2015 ini, semua tenaga guru honorer di Indonesia akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saat ini ada sekitar 437 ribu guru honorer di Indone...
Inilah 9 Komitmen Propinsi Riau Untuk Cegah Korupsi Di Setiap Kabupate... Nasional - Pemerintah propinsi Riau baru-baru ini mengadakan kesepakatan bersama antar Kabupaten dan Kota dalam rangka memberantas terjadinya tindak pidana korupsi di masing-masing daerah. Acara Ra...
Kapolri Dapat Hadiah Pedang warna emas Dari Raja Salman Jakarta, Nasional - Kapolri Tito Karnavian dihadiahi Pedang berwarna keemasan dari Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman. 'Pedang Emas' itu di serahkan oleh Raja Salman melalui Duta Besar Arab Saudi untuk ...
Verifikasi Berkas CPNS 2014 Hanya Diumumkan Secara Online Tanggal 13 O... Bengkalis -  Pengumuman hasil verifikasi berkas CPNS 2014 untuk provinsi Riau akan dilaksanakan pada tanggal 13 oktober mendatang. BKD Riau sepakat akan mengumumkan hasil pemberkasan cpns tersebut sec...
Cara Pengaduan Listrik Jika Pembayaran Tagihan Anda Naik Nasional - Banyak masyarakat yang belum tahu tentang prosedur cara pengaduan listrik jika tagihannya mengalami kenaikan. Khususnya bagi pelanggan PLN daya 900 VA (Volt Ampere) yang kenaikannya terhitu...
Bikin E-KTP Di Luar Domisili? Sekarang Bisa, Gratis Lagi! Nasional - Sekarang pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat yang tinggal di luar alamatnya untuk bisa bikin E-KTP di luar domisili secara gratis. Program ini sudah berlaku mulai 1 April kema...

One thought on “Kementerian Desa PDTT Dirikan Perusahaan Mitra Bumdes Bersama Bulog

Leave a Reply

Top