Posisi Anda
Home > Nasional > Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Desa, RI gaet Australia

Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Desa, RI gaet Australia

kerjasama desa

Nasional – Dalam upaya meningkatkan Kapasitas kepemimpinan Desa di nusantara, Kemendesa PDTT akan menggaet Australia untuk bekerjasama. Diharapkan para pemimpin desa nantinya akan lebih profesional dan managemen desa menjadi lebih maju.

Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) dikunjungi oleh Fiona Nash selaku Menteri Pembangunan Daerah, Komunikasi Daerah dan Pemerintah Daerah Wilayah Australia pada Kamis (9/3/2017). Disambut oleh menteri desa Eko Putro, keduanya membicarakan berbagai kemungkinan kerjasama antar kedua negara.

Diantaranya membahas masalah kualitas Sumber Daya Manusia dalam bidang kepemimpinan atau leadership. Australia di anggap punya kemampuan yang bisa diterapkan dalam membina kapasitas kepemimpinan dan manajerial sehingga diharapkan dapat membantu Indonesia.

“Untuk kepemimpinan di pedesaan kita masih punya kelemahan dalam leadership dan manajemen. Untuk itu kita meminta Australia membantu kualitas SDM di desa dengan leadership training dan program lainnya. Khususnya di daerah-daerah tertinggal,” jelas Eko.

Kapasitas Kepemimpinan Desa sangat berpengaruh terhadap perkembangan pembangunan di desa. Bahkan jika perlu bukan hanya pemimin desa yang punya kapasitas dan profesionalitas yang bagus. Tetapi masyarakat desa seharusnya juga di beri pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM di desa.

Menteri desa Eko Putro Sandjojo juga menceritakan bahwa Australia juga telah membantu dalam pengembangan aplikasi ruang desa untuk kemajuan desa. Dimana penerapan dan penggunaan aplikasi ini baru di uji coba di tiga propvinsi. Dan mulai Maret 2017 tiga daerah itu sudah bisa Gunakan Aplikasi Ruang Desa Untuk Mengatasi Permasalahan Desa.

Selain peningkatan kapasitas pemimpin, dalam kesempatan itu juga di jajaki kerjasama peternakan sapi dengan Australia. Menurut Eko, Pemerintah Australia sedang melakukan model bisnis pengembangan peternakan sapi. Dimana nanti pola yang akan diterapkan adalah sistem pembibitan ternak sapi dilakukan di Australia dan penggemukannya di Indonesia.

Baca Juga :   Operator sumbang program internet masuk desa Rp 1,4 triliun

Pola ini dinilai akan menguntungkan kedua negara. Karena biaya pembibitan di negara kangguru itu sangat murah. Dan hasil dari penggemukan di Indonesia bisa menekan harga daging sapi dalam negeri serta bisa di ekspor ke negara lain.

“Kita sedang fokus bangun produk unggulan desa (Prudes). Jadi prudes seperti padi atau jagung nanti hasil seratnya bisa buat makanan sapi,” jelas menteri desa.

“Tapi ini masih penjajakan. Tindak lanjutnya akan kita proses. Nanti dibentuk tim kecil yang akan menangani kerjasama bilateral bidang perdesaan,” lanjut Eko.

Pertemuan bilateral ini menurut Menteri Pembangunan Daerah negara Australia Fiona Nash, perlu di apresiasi. Karena dinilai sangat produktif dan kedua negara sama-sama fokus memperhatikan masalah perdesaan. Hal ini juga sebagai tindak lanjut atas kunjungan Presiden RI ke Australia akhir Februari lalu.

“Kita bicarakan banyak hal tentang desa. Ada kesamaan yang dimiliki dua negara ini. Seperti persoalan sanitasi air dan infrastruktur. Pertemuan kita sangat produktif. Kami sama-sama memiliki passion dan perhatian untuk masyarakat di desa. Kami berharap kerjasama ini akan berlanjut,” kata menteri Fiona Nash.

Dengan jumlah desa yang mencapai 74 ribu lebih di indonesia, jika benar-benar diperhatikan dan dibangun secara lebih moderen jelas akan memajukan Indonesia yang masih berkembang. Sebagaimana program one village one product atau Produk unggulan Desa (Prudes) yang di canangkan pemerintah harus terus di perhatikan dan diberi bimbingan.

Berbicara tentang prudes yang di gencarkan oleh Kemendesa PDTT, kini ada Desa penghasil Rumput Laut dapat bantuan dari Kemendes Pusat. (pdk)

Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Desa, RI gaet Australia was last modified: March 14th, 2017 by admin

Pengunjung Lain Juga Membaca Ini :

Desa Penghasil Rumput Laut dapat bantuan dari Kemendes Pusat Nasional - Beberapa desa penghasil rumput laut di Indonesia akan mendapat bantuan dari Pemerintah pusat melalui kemendes PDTT. Pemberian bantuan ini untuk mengembangkan produk unggulan desa (Prudes) d...
Internet Akan Menjangkau Seluruh Desa Pada 2015 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menargetkan pada 2015 layanan internet sudah harus menjangkau seluruh desa di Indonesia. Kemenkominfo kini mulai menetapkan prioritas program deng...
Penetapan Awal Ramadhan 1438 H Sudah dilakukan Muhammadiyah Nasional - Sebagaimana biasa menjelang masuk bulan puasa pihak-pihak yang berwenang dan berkompeten akan melakukan penetapan awal ramadhan untuk menentukan kapan mulai puasa. Dari pemerintah biasan...
Kapan Blangko KTP Elektronik Tersedia? Ini Penjelasannya Nasional - Ketersediaan blangko KTP Elektronik sudah lama kehabisan stok. Sehingga menjadi permasalahan bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam melayani masyarakat yang ingin ...
Kementerian Desa PDTT Dirikan Perusahaan Mitra Bumdes Bersama Bulog Nasional - Guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan Kementerian Desa PDTT mendirikan perusahaan PT. Mitra Bumdes Nusantara (MBN) bekerjasama dengan Bulog dan BUMN. Hal ini dilakukan dengan ala...
Pendaftaran Masuk Sekolah Ikatan Dinas 2017 Online Telah Dibuka Serent... Nasional - Sekolah Kedinasan atau yang lebih dikenal dengan Sekolah Ikatan Dinas untuk tahun 2017 telah dibuka pendaftarannya oleh pemerintah. Kesempatan ini diberikan kepada siswa/siswi SLTA atau SMU...
Daftar Nama PNS yang Tidak Terdata Di BKN, 57 Ribu Orang Nasional - Jumlah PNS di Indonesia sekitar 4,5 juta orang. Dari jumlah sebanyak itu, Daftar nama PNS yang tidak terdata di BKN Pusat hasil dari PUPNS adalah 57 ribu orang. Baik yang berada di daerah m...
Ini Syarat Dapat Angkutan Motor Gratis Lebaran 2016 Nasional - Pemerintah melalui PT. Kereta Api Indonesia (KAI) kembali memberikan layanan angkutan motor gratis untuk lebaran tahun 2016 ini. Pendaftarannya sudah bisa dilakukan sejak 8 Maret yang lalu....

Leave a Reply

Top