Posisi Anda
Home > Bisnis > 7 Faktor Penentuan Gaji Karyawan Dan Pertimbangannya

7 Faktor Penentuan Gaji Karyawan Dan Pertimbangannya

Penentuan Gaji Karyawan

Penentuan gaji karyawan yang menjadi pertimbangan untuk menetapkan besar-kecilnya penghasilan mereka ada beberaapa faktor.

Kita tahu bahwa perusahaan dalam menentukan besaran gaji karyawan tidak secara instan.

Ada beberapa pertimbangan yang dimiliki sebelum perusahaan menentukan besaran gaji yang akan diberikan kepada karyawan tersebut.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan informasi terkait apa saja faktor pertimbangan gaji karyawan, maka silahkan Anda simak penjelasan di bawah ini.

Dengan begitu, Anda nanti akan paham kira-kira gaji yang Anda dapatkan selama ini apakah sudah memenuhi ketentuan dan aturan berlaku seperti yang diharapkan.

1. Loyalitas

Loyalitas merupakan faktor terpenting di dalam penentuan gaji karyawan, khususnya yang berkaitan dengan interaksi antara kedua pihak.

Dalam urusan bisnis, loyalitas atau kesetiaan merupakan faktor yang bisa menentukan karakter orang tersebut apakah memang menjadi seorang yang profesional atau tidak.

Tidak terbatas pada perusahaan besar, tetapi juga termasuk di dalam bisnis rumahan yang skalanya kecil.

Maka dari itu, seseorang yang sudah dinyatakan dan benar-benar memiliki loyalitas yang tinggi akan membuatnya menjadi pribadi yang disegani di perusahaan. Banyak karyawan yang segan kepada Anda.

Bukan hanya itu saja, loyalitas akan membuat karyawan memperoleh kesejahteraan yang lebih baik dibandingkan dengan karyawan lainnya.

Seseorang yang memiliki loyalitas tinggi akan memperoleh gaji yang tinggi karena hal ini merupakan bukti apresiasi dari perusahaan yang juga bisa menjadi tanda terimakasih bahwa karyawan tersebut telah setia kepada perusahaan dalam kondisi apapun.

2. Rata-rata gaji

Pertimbangan kedua untuk menentukan besar atau kecilna gaji karyawan adalah dengan menyesuaikan rata-rata gaji yang ada di daerah tersebut.

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah UMR dimana setiap UMR memiliki standar yang berbeda-beda. Artinya, UMR yang ada di suatu tempat berbeda dengan di tempat yang lainnya.

Maka jangan heran jika misalnya gaji yang didapatkan teman Anda lebih besar atau lebih kecil dibandingkan dengan gaji yang Anda dapatkan. Namun dengan catatan, tempat kerja Anda maupun teman Anda tersebut berbeda alias beda daerah atau beda regional.

3. Prestasi Kerja

Faktor pertimbangan gaji karyawan yang ketiga adalah berkaitan dengan prestasi kerja.

Sudah merupakan hal yang wajar bahwa seseorang yang telah menorehkan sebuah prestasi diberikan penghargaan.

Penghargaan di sini bisa bermacam-macam bentuknya, salah satunya adalah berupa kenaikan pangkat atau gaji.

Sama halnya dengan loyalitas, perusahaan juga akan menjadikan faktor prestasi kerja untuk menentukan besaran gaji karyawan tersebut karena hal ini juga merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada karyawan yang bersangkutan.

Karena karyawan tersedut dinilai menorehkan tinta emas yang memberikan efek positif kepada perusahaan.

faktor gaji karyawan

Maka dari itu, perusahaan juga tidak boleh menutup mata terhadap prestasi atau pencapaian positif yang sudah dicapai oleh karyawannya.

Jika mereka tak kunjung mendapatkan perhatian atau apresiasi, bukan tidak mungkin perusahaan tersebut akan mengalami kemunduran.

4. Opini dari rekan kerja

Biasanya, orang yang menjabat sebagai owner dari suatu perusahaan tidak akan langsung turun tangan dan mengecek satu persatu karyawannya.

Hal ini karena pemilik perusahaan tersebut memiliki tugas penting lainnya yang harus segera diselesaikan.

Namun, sebagai seorang pemimpin seharusnya tidak boleh kehabisan pilihan.

Salah satu cara untuk mengetahui kinerja karyawan adalah berdasarkan opini rekan kerja.

Akan tetapi, pemimpin perusahaan tersebut harus benar-benar memilih rekan kerja yang bisa dipercaya yang mana ia akan memberikan informasi secara objektif.

Dari informasi yang didapatkan tersebut, maka perusahaan memiliki pertimbangan untuk mulai membahas besaran gaji pada karyawan tersebut.

5. Lamanya waktu bekerja

Faktor lain dalam penentuan gaji karyawan adalah berapa lama ia mengabdikan dirinya untuk perusahaan.

Sebenarnya untuk faktor kelima ini juga berlaku di beberapa organisasi atau instansi lainnya.

Seseorang yang sudah bekerja dalam waktu yang lama akan memperoleh gaji yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki durasi lebih pendek.

Pertimbangan durasi kerja ini juga bisa dipandang sebagai sebuah apresiasi bagi karyawan tersebut karena sudah mengabdikan tenaga dan pikirannya demi kemajuan perusahaan sampai perusahaan bisa mencapai apa saja yang menjadi targetnya.

6. Evaluasi yang berorientasi tujuan

Kita tahu bahwa setiap karyawan akan dibebankan dengan tanggung jawab yang terkadang berbeda antara karyawan yang satu dengan karyawan lainnya.

Mereka juga akan dibebankan dengan tujuan yang harus dicapai dalam jangka waktu atau dalam nominal tertentu.

Seorang pemimping perusahaan atau yang berwenang mengatur gaji karyawan harus melakukan sebuah evaluasi yang nantinya mengarah kepada tujuan apakah karyawan tersebut benar-benar melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik atau tidak.

Jika ternyata ia berhasil mencapai tujuan yang ditentukan, seharusnya perusahaan tidak ragu memberikan gaji tambahan.

7. Kemampuan yang ada di luar tugas

Faktor pertimbangan gaji karyawan yang terakhir adalah berkaitan dengan kemampuan yang dimiliki karyawan tersebut yang ada di luar tugas yang dibebankan.

Perusahaan bisa menjadikan hal ini sebagai faktor pertimbangan gaji dan melihat seperti apa karyawan yang bersangkutan ketika diberikan tugas yang di luar tugas yang telah diberikan selama ini.

Jika ternyata hasilnya baik, maka tentunya perusahaan harus memberikan gaji yang lebih.

Lalu bagaimana jika tidak? Tentu hal ini harusnya tidak menjadi pengaruh yang signifikan asalkan yang bersangkutan sudah menyelesaikan tanggung jawab yang dibebankan.

Itulah beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan  gaji karyawan pada sebuah perusahaan.

Disamping itu jika Anda bekerja sebagai salah satu buruh atau tenaga outsourcing, Anda juga perlu memahami Bagaimana Standar Gaji Karyawan Outsourcing? Ini Aturannya. [Ev0]

Pengunjung Lain Juga Baca Ini :

7 Cara Mengelola Bisnis Yang Baik Agar Tetap Bertahan Bisnis – Cara mengelola bisnis yang baik menjadi tolak ukur bagi keberhasilan usaha yang sedang anda jalani. Untuk itu manajemen bisnis perlu anda pelajari sebelum anda terjun untuk merintis bisnis an...
Solusi Menambah Modal Dagang Untuk Mengembangkan Usaha Tanpa Berhutang Solusi menambah modal dagang untuk mengembangkan sebuah usaha yang sudah berjalan paling baik dilakukan tanpa harus berhutang atau melalui pinjaman berjasa. Saat ini, memiliki bisnis pribadi sudah...
Usaha Sampingan Untuk Mahasiswa dengan Modal Minim, Bahkan Tanpa Modal Peluang Usaha Sampingan Untuk Mahasiswa sebenarnya ada dimana-mana. Jika mau yang modalnya minim bisa mencoba bisnis online. Bagi pebisnis pemula, Anda mungkin terbatas pada anggaran yang ketat ke...
Manfaat Media Sosial untuk Peningkatan Bisnis Bisnis – Manfaat media sosial untuk bisnis yang sedang kita jalankan akan membawa pengaruh signifikan bagi usaha kita ke depannya. Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini masyarakat dunia tida...
Cara Mencari Modal Usaha bagi UKM Untuk Peningkatan Bisnis Cara Mencari Modal Usaha untuk peningkatan bisnis adalah salah satu kunci keberhasilan UKM maupun usaha pribadi. Karena Permodalan merupakan elemen fungsional dalam berbisnis. Mencari modal bukan ...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top