Posisi Anda
Home > Nasional > Daftar Nama PNS yang Tidak Terdata Di BKN, 57 Ribu Orang

Daftar Nama PNS yang Tidak Terdata Di BKN, 57 Ribu Orang

ilustrasi PNS

Nasional – Jumlah PNS di Indonesia sekitar 4,5 juta orang. Dari jumlah sebanyak itu, Daftar nama PNS yang tidak terdata di BKN Pusat hasil dari PUPNS adalah 57 ribu orang. Baik yang berada di daerah maupun di Kementerian.

Jumlah penduduk Indonesia saat ini lebih kurang 250 juta jiwa. Jumlah Pegawai Negeri yang ada di seluruh nusantara mencapai 4,5 juta orang. Jika di persentasekan maka 1,77% penduduk Indonesia adalah Pegawai Negeri Sipil.

Menurut Kementerian Menpan-RB angka persentase tersebut tidak ideal dan non efisien. Sehingga beberapa waktu lalu banyak beredar berita akan ada pengurangan pegawai di semua daerah. Karena idealnya jumlah PNS itu sekitar 1,5 persen saja dari total penduduk yakni sekitar 3,75 juta orang.

Berita diatas tidaklah begitu mengejutkan. Yang bikin heran adalah adanya daftar nama PNS di Badan Kepegawaian Negara yang tidak terdata. Artinya mungkin datanya tidak lengkap atau status keberadaan pegawai tersebut tidak jelas.

Lebih parahnya lagi, mereka yang tidak terdeteksi bak siluman ini tetap ada anggaran untuk gajinya setiap bulan. Sehingga kalau di asumsikan gaji PNS yang tidak terdata ini 2 juta rupiah saja per kepala, maka negara mengeluarkan uang kepada orang yang misterius sebesar 1,37 triliun tiap tahun.

Daftar nama PNS yang profilenya tidak terdata di BKN ini berhasil di temukan setelah adanya pendataan ulang PNS lewat aplikasi ePUPNS beberapa waktu lalu. Awalnya PNS yang di duga abal-abal ini lebih banyak. Yakni mencapai 93 ribu orang. Tetapi setelah di cek dan survey lagi data tersebut menurun menjadi 57 ribu orang pegawai.

Baca Juga :   Beasiswa BPI dari LPDP untuk program pasca sarjana S2 dan S3

Menurut keterangan Kepala BKN Pusat, Bima Haria Wibisana, sebagian pegawai tersebut rupanya sudah banyak yang pensiun atas permintaan sendiri. Sehingga tidak terdaftar datanya di Badan Kepegawaian Pusat.

Daftar nama PNS yang tidak terdata di BKN sejumlah 57 ribu orang itu, tersebar di semua kementerian dan daerah. Di perguruan tinggi ada 5 ribu pns misterius. Hingga saat ini pihak BKN masih menelusuri keberadaan pegawai yang tidak jelas statusnya ini.

“Sekarang kami masih investigasi, Apakah pensiun dini, sakit, atau ke mana. “Kalau orangnya tidak ada, akan kami hapus dari database,” ucap Bima seperti dimuat beritagar.id.

Untuk sementara database pegawai yang namanya tidak terdata tersebut masih di blokir, dan belum dihapus. BKN tentunya tidak sembarang hapus data. Selain itu pembayaran gajinya juga di hentikan sementara. Menurut kepala BKN, jika orangnya ada tentu mereka protes. Kalau tidak berarti jelas selama ini hanya PNS Siluman.

“Kami perlu hati-hati. Jangan-jangan orangnya ada, kalau kita pensiunkan kan kasihan,” Jelas Bima.

Lantas yang menjadi pertanyaan publik tentunya, sudah berapa lama hal ini terjadi ? Kalau per tahun 1,37 triliun maka kalau sudah lima tahun keatas tentu berkali lipat uang negara masuk ke rekening siluman juga. Itu kalau cuma di hitung gajinya per orang 2 juta. Lha kalau gajinya 4 juta per kepala ?

Baca Juga :   Penetapan Awal Ramadhan 1438 H Sudah dilakukan Muhammadiyah

Daftar nama PNS yang tidak terdata di BKN sebanyak 57 ribu orang itu menghabiskan uang negara satu triliun lebih pertahunnya. Jadi, berapa anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk membayar gaji sebanyak 4,5 juta jiwa itu setiap tahun ?

Untuk tahun 2016 ini, seperti dilansir dalam baritagar.id, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menganggarkan sebanyak Rp. 347,5 Triliun guna membayar gaji PNS. Yang mengejutkan adalah jumlah anggaran untuk menggaji pegawai itu memakan porsi 26 persen dari anggaran belanja pemerintah pusat. Ini artinya seperempat dari APBN hanya digunakan untuk kesejahteraan PNS.

Daftar nama PNS yang namanya tidak terdata di BKN dan sudah mendapat gaji menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat. Padahal pemerintah sedang gencar-gencarnya memberantas korupsi di negeri ini. Seperti di Propinsi Riau misalnya yang sudah membuat komitmn untuk mencegah korupsi. Sebagaimana tertuang dalam 9 Komitmen Propinsi Riau Untuk Cegah Korupsi Di Setiap Kabupaten.

Sumber : http://beritagar.id/artikel/berita/57-ribu-pns-misterius-sedot-gaji-rp137-triliun

Pengunjung Lain Juga Baca Ini :

Kapolri Dapat Hadiah Pedang warna emas Dari Raja Salman Jakarta, Nasional - Kapolri Tito Karnavian dihadiahi Pedang berwarna keemasan dari Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman. 'Pedang Emas' itu di serahkan oleh Raja Salman melalui Duta Besar Arab Saudi untuk ...
Beasiswa BPI dari LPDP untuk program pasca sarjana S2 dan S3 Beasiswa, Nasional - Beasiswa BPI yang diselenggarakan oleh LPDP ada beberapa kategori. Program ini dibuka setiap tahun guna mendukung tersedianya SDM Indonesia yang berkualitas dengan memanfaatkan da...
Hari Ini Razia Kendaraan Besar-besaran, Ini Ketentuan Pelanggaran dan ... Nasional - Beberapa hari belakangan ini santer di pemberitaan bahwa polisi akan menggelar razia besar-besaran secara nasional. Sehingga para pemilik kendaraan banyak yang khawatir akan terjaring opera...
Desa Penghasil Rumput Laut dapat bantuan dari Kemendes Pusat Nasional - Beberapa desa penghasil rumput laut di Indonesia akan mendapat bantuan dari Pemerintah pusat melalui kemendes PDTT. Pemberian bantuan ini untuk mengembangkan produk unggulan desa (Prudes) d...
Seperti Apa Konsep Desa Internasional Di Indonesia ? Nasional – Konsep Desa Internasional mungkin belum populer gaungnya di tanah air. Seperti apa sebenarnya konsep desa Internasional ini? Mungkin kah bisa diwujudkan di Indonesia? Pertanyaan ini seca...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top