Posisi Anda
Home > Berita desa > Inilah Program Jaringan Internet Gratis Seluruh Indonesia, 500 Desa

Inilah Program Jaringan Internet Gratis Seluruh Indonesia, 500 Desa

desa broadband

Info Desa – Pemerintah melalui Kemenkominfo kembali meluncurkan program jaringan internet gratis kepada desa-desa di seluruh Indonesia. Program yang di sebut dengan desa broadband terpadu ini sudah mulai di jalankan pada 2015 kemarin.

Untuk tahun ini kembali diluncurkan program desa broadband terpadu yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo ) Pusat. Targetnya untuk 500 desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kebutuhan akan internet seolah sudah menjadi kebutuhan primer di tengah-tengah masyarakat. Hampir semua kalangan telah memanfaatkan teknologi informasi ini. Bukan hanya di lingkup dunia pendidikan tetapi juga sudah merambah ke dunia pertanian yang notabene banyak berlokasi di desa-desa.

Sehingga menkominfo baru-baru ini juga meluncurkan aplikasi pertanian untuk ponsel. Dengan kehadiran aplikasi seluler ini dimaksudkan bisa mengangkat kesejahteraan para petani. Secara tidak langsung manfaat aplikasi yang bisa di akses lewat handphone tersebut akan mengurangi biaya distribusi ke konsumen.

Lima buah aplikasi ini jelas membutuhkan jaringan internet. Dan pemerintah perlu memfasilitasi kemudahan akses jaringan hingga ke pelosok desa. Apalagi kalau layanan itu bisa di gunakan secara gratis seratus persen.

Kembali pada program layanan jaringan internet gratis dari kominfo, desa-desa yang akan kebagian jatah tahun 2016 ini berjumlah 500 desa. Dengan program desa broadband terpadu nantinya desa yang mendapatkan fasilitas jaringan dari pemerintah pusat tersebut, akan di bantu peralatan perangkat keras seperti komputer dan juga softwarenya. Baik yang berbasis aplikasi maupun web.

Baca Juga :   Data Laporan Bulanan Oktober 2013

500 desa yang menjadi target pemasangan perangkat tersebut di prioritaskan bagi desa nelayan, desa pertanian dan desa pedalaman. Khususnya lagi untuk desa yang lokasinya berada di posisi terluar, terjauh, tertinggal dan di perbatasan.

Namun menurut pihak kementerian dari pengalaman pelaksanaan desa broadband pada tahun lalu, ada beberapa kendala yang di temui di daerah. Diantaranya tidak adanya jaringan listrik di wilayah desa-desa terjauh itu. Padahal peralatan yang di pasang tak bisa lepas dengan ketersediaan arus listrik.

Selain itu desa yang bisa di pasang jaringan internet gratis ini harus terdeteksi sinyal telekomunikasi. Minimal jaringan 2G atau 3G. Sementara ditemukan juga problem pengetahuan masyarakat setempat akan internet. Sehingga ada layanan jaringan internet gratis yang di manfaatkan hanya untuk menonton dangdut dari youtube oleh masyarakat.

Untuk mengatasi hal itu, kemenkominfo akan menindaklanjuti dengan pendampingan guna memberi pencerahan akan manfaat positif layanan internet bagi masyarakat desa untuk peningkatan kesejahteraan. Terutama bagi petani.

Jumlah 500 desa ini sebenarnya masih sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah desa tertinggal yang ada di Indonesia. Sebagaimana diketahui dari data statistik terdapat sekitar 19 ribu desa di negeri ini yang masuk kategori tertinggal.

Baca Juga :   Data Laporan Bulanan Maret 2014

Dan dari 19 ribu itu manurut informasi desa yang memiliki akses sinyal komunikasi cukup bagus dari provider sekitar 8447 desa. Sedangkan jumlah desa di Indonesia saat ini mencapai 70.094 desa.

Layanan jaringan internet gratis dari kominfo yang di kemas dalam desa broadband terpadu ini hasil kerjasama pemerintah pusat dan daerah. Juga pihak independen lain seperti BP2DK (Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan), Puskakom UI, relawan TIK dan beberapa LSM.

Namun belum dapat informasi yang jelas tentang program ini jika desa sudah terpasang perangkat jaringan gratis dari pemerintah tersebut. Yang jelas saat ini pihak Kemenkominfo menyediakan peralatan seperti komputer dan aplikasinya.

Bagaimana pula dengan biaya langganan internetnya per bulan. Apakah di tanggung pemerintah pusat, atau pemerintah daerah atau harus di tanggung oleh desa ?

Jadi kita tunggu layanan jaringan internet gratis dari kemenkominfo itu di daerah dan desa masing-masing. Mudah-mudahan masyarakat benar-benar dapat mengakses internet di desa-desa secara gratis tanpa biaya sedikitpun.

Namun sebelum anda meninggalkan halaman internet gratis ini, perlu anda ketahui bahwa kemudahan internet desa broadband terpadu tersebut biasanya langsung di buatkan aplikasi untuk dijadikan website resmi desa. Oleh karena itu anda mungkin juga ingin mengetahui Persyaratan Membuat Website Desa Yang Harus Di Penuhi.

Dari berbagai sumber

Pengunjung Lain Juga Baca Ini :

Begini Nasib Hasil Revisi PP 43 dan PP 47 tentang Siltap Perangkat Des... Top Info Desa – Hasil revisi PP 43 dan 47 yang akan dijadikan dasar perubahan tentang siltap perangkat desa hingga saat ini masih menjadi tanda Tanya. Para perangkat desa seluruh Indonesia sudah ti...
Download Permendesa Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Prioritas DD 2019 Top Info Desa – Permendesa Nomor 16 Tahun 2018 adalah tentang prioritas penggunaan Dana Desa untuk Tahun 2019. Peraturan Menteri Desa ini ditetapkan oleh Menteri Eko Putro Sandjojo pada tanggal 20 Sep...
Untuk Transparansi Dana Desa, Pajang Baliho Di Depan Kantor Desa Info Desa - Menteri Desa PDTT menghimbau kepada Pemerintah Desa agar APBDes di publikasikan kepada masyarakat desa. Hal ini bisa dilakukan dengan mengiformasikan draft APBDes di papan pengumuman atau ...
Permendagri No. 20 Tahun 2018 Tentang Perubahan Pengelolaan Keuangan D... Berita Desa – Permendagri No. 20 Tahun 2018 merupakan Peraturan Menteri tentang perubahan pengelolaan keuangan desa yang sebelumnya diatur dalam Permendagri Nomor 113 Tahun 2014. Pengelolaan keuang...
Pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Sejarah Desa Pedekik Bengkalis - Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada Acara Lomba Karya Tulis Ilmiah Tentang Sejarah Desa Pedekik, pada hari Sabtu 17 agustus 2013 kemaren, para pemenang lomba karya tulis telah ...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top