Posisi Anda
Home > Berita desa > Kantor Desa Terbakar, Seluruh Isinya Dan 2,6 Ton Raskin Ludes

Kantor Desa Terbakar, Seluruh Isinya Dan 2,6 Ton Raskin Ludes

kantor desa terbakar

Top Info Desa – Kantor Desa terbakar habis meludeskan seluruh isi dan berkas-berkas penting serta 2,6 ton Beras Miskin (Raskin).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.30 pagi Jum’at (15/2) dan berhasil dipadamkan lebih kurang 2 jam kemudian.

Kantor desa yang terbakar ludes tersebut adalah Kantor Walinagari Aripan di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat.

Kejadian pertama kali disadari oleh seorang warga yang tinggal tak jauh dari kantor tersebut.

Warga yang bernama Abdul Gafar (52) menyadari pertama kali ketika dirinya mau pergi sholat subuh ke mesjid.

Abdul Gafar yang Pegawai di Balitbang itu kemudian berteriak sehingga memancing warga berhamburan keluar rumah dan menuju kantor walinagari Aripan.

Baca Juga :   Tentang Urgensi Pembangunan Embung Desa, Wajibkah Dibuat ?

Dirinya melihat seperti ada cahaya api dari arah kantor Walinagari. Ia terkejut saat api sudah membesar di beberapa titik bangunan kantor.

Langsung saja dirinya menghubungi Sekretaris Nagari Ratna Hani Safiah. Rtna lantas mengontak Babinsa dan melapor ke Danramil.

Tak lama berselang 3 mobil pemadam kebakaran dari unit Damkar Kabupaten Solok tiba ditempat dan berusaha memadamkan api.

“Mendapat informasi, kita langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dengan mengerahkan 3 unit mobil Damkar,” ungkap Kabid Damkar Kabupaten Solok, Un Khairul.

Petugas cukup kewalahan melaksanakan tugasnya karena persediaan air sedikit sulit. Namun berkat bantuan warga, si jago merah berhasil dijinakkan sekitar pukul 06.00 pagi.

Baca Juga :   Cara Bikin Website Desa #3

Wali Nagari Aripan, Irwan menjelaskan bahwa seluruh isi kantor desa ikut ludes terbakar. Sumber api penyebab kebakaran itu, sejauh ini masih dalam penyelidikan petugas Kepolisian setempat.

Informasi sementara, isi kantor berupa beras Raskin yang diperkirakan sebanyak 2,6 ton, 6 unit Laptop, 1 set komputer, 1 unit Infocus, Genset, 8 unit lemari arsip dan dokumentasi lainnya tidak bisa diselamatkan.

Kerugian akibat kantor desa terbakar ini diperkirakan mencapai 800 juta rupiah. Belum lagi kerugian immaterial berupa berkas-berkas penting yang ada di dalam lemari dokumen.

Peristiwa ini tentunya harus menjadi pelajaran bagi pejabat desa. Sebab jika yang ikut terbakar misalnya seperti surat-surat tanah warga, atau uang yang sengaja disimpan di kantor, maka tentu akibatnya sangat merepotkan.

Baca Juga :   Wisuda Taman Pendidikan Al Quran Tarbiyyah Ihsaniyyah Pedekik Bengkalis

Oleh karena itu, pihak Linmas desa seharusnya terus stand by di kantor desa terutama pada malam hari. Sehingga kejadian kantor desa terbakar cepat terdeteksi.

Ada-ada saja cerita tentang desa di pelosok negeri. Malahan kemarin ada kabar bahwa Masyarakat Desa Ini Tolak Dana Desa 2,5 M, Tak Mau Kampungnya Dibangun. (ev0)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top