Posisi Anda
Home > Berita desa > Seperti Apa Contoh Model Dan Ciri Desa Wisata Di Indonesia?

Seperti Apa Contoh Model Dan Ciri Desa Wisata Di Indonesia?

ciri desa wisata

Top Info Desa – Ciri-ciri Desa Wisata itu seperti apa sih? Contoh Model dan konsepnya kalo di Indonesia bagaimana?

Secara bahasa semua orang pasti tahu bahwa yang namanya desa wisata itu adalah desa yang menjadi tujuan wisata. Atau desa yang memiliki potensi wisata.

Namun apakah hanya sesederhana itu konsepnya? Ternyata di Indonesia ada beberapa model desa wisata yang sudah terbentuk. Coba lihat Kategori Desa Wisata Terbaik Di Indonesia Dan Intersasional.

Disini sedikit kita ulas mengenai cirri-ciri desa wisata agar masyarakat desa bisa menentukan arah kebijakan yang harus dibuat.

Baik bagi masyarakat desa yang memang sudah berkembang, ataupun desa yang baru ingin menjadikan desanya sebagai konsep desa wisata.

Karena pada dasarnya bisa disimpulkan ada dua model desa wisata yang kini sudah ada. Kedua tipe ini terbagi didasarkan pada pola, proses, hingga tipe pengelolaannya.

Apa saja 2 model dan ciri-cirinya? Baca terus ya.. mudah-mudahan bermanfaat !

1. Desa Wisata Terbuka atau Spontaneous

Model desa wisata Terbuka atau spontaneous ini ciri-cirinya adalah memiliki objek wisata yang luas. Bahkan zona wisatanya terkadang terpisah-pisah. Ada juga yang memang memiliki banyak objek wisata yang bisa kunjungi dan dikembangkan.

Baca Juga :   Mendagri Minta Tolak Perekrutan Pendamping Desa Yang Tidak Kompeten

Selain itu ada juga yang jenis wisatanya hanya satu, tetapi daerahnya bersambung dan berlainan tempat.

Nah, jika desa anda memiliki ciri desa wisata seperti itu, maka untuk konsep pengembangannya sebaiknya diprioritaskan kepada pembangunan infrastrukturnya terlebih dahulu.

Jika infrastrukturnya belum memadai, seperti jalan penghubung, sistem pembuangan limbah, alat transportasi dan lainnya, hal ini perlu disiapkan.

wisata nusa dua

Gambaran lainnya dari model wisata terbuka ini lokasinya cenderung berdekatan dengan pemukiman warga. Bahkan menyatu atau menjadi tempat kegiatan warga dalam kesehariannya.

Sisi untungnya dari tipe ini, masyarakat bisa mengembangkan potensi budaya yang ada. Sehingga pola hidup, adat-istiadat atau kebiasaan masyarakat bisa dijadikan nilai plus untuk daya tarik wisatawan yang berkunjung.

Contoh desa wisata model ini yang sudah ada antara lain seperti Desa Prawirotaman di Jogjakarta dan Desa Adat Waerebo di Nusa Tenggara Timur.

Di Prawirotaman, pengunjung bisa melihat-lihat dan mengunjungi bangunan kuno jaman keratonan.

Sedangkan di Waerebo pengunjung bisa melihat langsung aktifitas warga bahkan ikut berinteraksi dengan kebiasaan masyarakatnya.

2. Desa Wisata Enclave atau Terstruktur

Untuk model daerah wisata terstruktur/enclave ciri utamanya ada dua. Yaitu lokasi dan lahannya terbatas. Dan kebanyakan lokasinya terpisah dari pemukiman warga.

Baca Juga :   Inilah 5 Tips Memajukan Bumdes Bagi Pengurus Dan Masyarakat Desa

Karena luas lahannya cenderung terbatas maka pengembangan dari tipe ini lebih cocok ditekankan kepada pembangunan citra dan fasilitas yang ada sebagai pendukung.

wisata posong

Jika fasilitasnya lengkap dan terorganisir tentu akan menarik jumlah kunjungan para wisatawan.

Sisi positif model ini adat dan kebiasaan yang tidak bisa dicampuri dunia luar bisa terus terjaga dan bertahan.

Karena para wisatawan tidak langsung bersentuhan dengan aktifitas kehidupan warga sehari-hari.

Contoh Desa Wisata terstruktur atau enclave adalah seperti Desa WIsata Nusa Dua Bali, beberapa lokasi wisata di Lombok, Posong dan beberapa lainnya.

Itulah antara lain tipe dan ciri desa wisata yang ada di Indonesia. Masyarakat dan pihak pemerintahan desa harus jeli dan mampu memahami ini. Supaya model pembangunan dan pengembangannya lebih mudah dan terarah.

Dari dua tipe ini sebenarnya tidak menutup kemungkinan ada ciri lainnya. Bahkan kalau bisa masyarakat dituntut untuk lebih kreatif menemukan inovasi baru agar desanya bisa memiliki daya tarik wisata tersendiri bagi dunia luar.

Seperti yang dilakukan salah satu desa di Jawa Barat ini dengan membuat Lapangan Bola Desa Berkelas Dunia Ini Pake Dana Desa, Anggarannya 1,4 Milyar. (ev0)

Pengunjung Lain Juga Baca Ini :

Inilah Peran Tokoh Agama Dalam Pembangunan Desa Info Desa - Peran tokoh agama dalam memajukan pembangunan di desa sangatlah di butuhkan. Bukan saja pembangunan bidang pembinaan kegamaan tetapi meliputi bidang pembangunan secara keseluruhan. Sebagai...
Kementerian Desa Berikan Bantuan Sapi Kepada Bumdes Tahun Ini Info Desa - Tahun 2017 ini kementerian desa akan menyalurkan bantuan sapi kepada Bumdes Bersama. Bantuan ternak sapi tersebut merupakan kegiatan pengembangan peternakan sapi terpadu yang di programkan...
Keterbukaan Informasi Publik Desa dalam Perspektif UU Nomor 14 Tahun 2... Top Info Desa – Informasi Publik Desa adalah semua jenis informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik dalam hal ini masyarakat desa secara umum. Pemerintahan desa merupakan sebuah Badan Publi...
KH. Fatchurrahman Tahir Berikan Pencerahan Pada Acara Belo Kampung Ped... Bengkalis - Pedekik.com, Pemerintah Desa Pedekik beberapa hari lalu mengadakan acara Belo Kampung dihalaman MTS Nurul Jadid Pedekik pada hari Kamis lebih kurang pukul 9 pagi. Acara  belo kampung ta...
Data Laporan Bulanan Desember 2014 Berikut ini adalah tabel Data Kependudukan ( Monografi) Laporan Bulanan Desa Pedekik ke Kantor Camat Bengkalis untuk bulan Desember Tahun 2014. Data tersebut merupakan data valid yang tercantum di dal...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top