Posisi Anda
Home > Nasional > NAMA DOMAIN: Rancangan Peraturan Menteri Diuji Publik

NAMA DOMAIN: Rancangan Peraturan Menteri Diuji Publik

domain-pedekikRancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang pengelolaan nama domain siap diuji publik pada bulan ini.

RPM tersebut mengatur tata cara pendaftaran registri dan registrar domain, serta keamanan domain dalam negeri (.id).

Direktur E-Business Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Azhar Hasyim mengatakan saat ini RPM sampai pada tahap penyelesaian.

“Materinya sudah selesai. Melalui RPM ini pemerintah menyiapkan sebuah sistem untuk mengelola pendaftaran hingga keamanan domain di Indonesia. Tinggal menunggu penyelesaian dari sisi hukum saja,” ujarnya di sela-sela acara Diskusi Umum Terbuka Pengelola Domain Internet Indonesia (PANDI), Selasa (12/2).

Terkait dengan pendaftaran registri dan registrar, Azhar menjelaskan saat ini ada dua jenis registri dan registrar yang ada di Indonesia. Ada registri dari luar negeri dan memiliki registrar di Indonesia, serta ada registri dan registrar yang keduanya berada di Indonesia. Registri yang ada di luar negeri, tapi memiliki registrar di Indonesia contohnya domain .com dan .net, sementara yang keduanya berada di dalam negeri adalah domain .id.

“Nantinya melalui RPM ini akan diatur bahwa registrar yang menjual domain dari registri luar negeri seperti .com dan .net harus terdaftar di Kominfo. Sementara registri di dalam negeri sudah dikelola oleh PANDI, dan sudah memiliki 12 registrar terdaftar,” tambah Azhar.

Selain itu, pengaturan pengelolaan nama domain ini nantinya juga mampu menjamin keamanan domain, terutama mencegah terjadinya penipuan. Jika terjadi penipuan yang dilakukan situs tertentu, maka pemilik situs dapat dilacak melalui data yang ada di registrar.

Adapun dengan membeli nama domain melalui registrar, pembeli baik perorangan maupun perusahaan wajib menyertakan dokumen seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), akta notaris, dan Kartu Tanda Pengenal (KTP).

Hal lain yang akan diatur dalam RPM ini yakni penjualan nama domain yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Internet Corporaton for Assigned Names and Numbers (ICANN). Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Ashwin Sasongko menyebutkan aturan baru ICANN memberika kebebasan registri untuk menjual nama domain apapun atau disebut juga .anything.

“Ini menarik. Nantinya mungkin akan muncul berbagai nama domain baru. Untuk Indonesia misalnya, bisa saja muncul .Bali, .Bandung, .Sumatra atau .RI. Namun, apa semua orang bisa pakai .RI? Di dalam negeri RPM tentang pengelolaan nama domain lah yang akan mengatur hal-hal seperti ini,” ungkap Ashwin.

Sumber : http://kominfo.go.id/berita/detail/3844/NAMA+DOMAIN%3A+Rancangan+Peraturan+Menteri+Diuji+Publik+Bulan+Ini

Pengunjung Lain Juga Baca Ini :

Pengangkatan Honorer K2 Jadi PNS Akan Dipertimbangkan Menteri PAN-RB Nasional – Masalah pengangkatan honorer K2 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali akan dipertimbangkan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, Asman Abnur. Hal ini Ia sampaikan di Kantor Kemenp...
Cara Pengaduan Listrik Jika Pembayaran Tagihan Anda Naik Nasional - Banyak masyarakat yang belum tahu tentang prosedur cara pengaduan listrik jika tagihannya mengalami kenaikan. Khususnya bagi pelanggan PLN daya 900 VA (Volt Ampere) yang kenaikannya terhitu...
Tidak Ada Kriminalisasi Dana Desa Jika Hanya Salah Administrasi Nasional – Kriminalisasi Dana Desa merupakan hal yang wajib di hindari oleh kepala desa dan Perangkat Desa di seluruh Indonesia. Karena akan berakibat fatal bagi pelakunya jika memang terbukti. Tid...
Pengurusan KTP Elektronik Dihentikan Sementara Bengkalis - Pengurusan E-KTP untuk sementara waktu dihentikan oleh pemerintah. Penghentian ini sifatnya hanya sementara hingga Januari 2015. Hal ini disebabkan karena adanya dua data base yang dijadik...
Charta Politika, Survey Perangkat Desa dan PNS Prabowo Unggul Di Pilpr... Top Info Nasional – Survey Perangkat Desa dan PNS yang dilakukan oleh Charta Politika menunjukkan Prabowo lebih unggul di Pilpres 2019. Prabowo ternyata lebih disenangi oleh para pegawai desa dan P...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top