Posisi Anda
Home > Nasional > Santri akan dapat Kartu Indonesia Pintar, Ini syaratnya

Santri akan dapat Kartu Indonesia Pintar, Ini syaratnya

karti pintar santri

Santri, Nasional – Kartu Indonesia Pintar tidak saja di peruntukkan bagi para pelajar disekolah-sekolah negeri. Santri yang mondok di pesantren pun berhak mendapatkan kartu pintar program pemerintah itu.

Untuk penyaluran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) santri ini, Kementerian Agama telah menganggarkan dana Rp. 148 Milyar lebih. Dana KIP sebanyak ini untuk disalurkan kepada pondok pesantren salafiyah di Indonesia.

Hal ini untuk membantu biaya pendidikan para santri yang sedang menuntut ilmu agama. Ada sekitar 194 ribu santri yang akan mendapat bantuan dari Program Indonesia Pintar ini. Yakni santri yang sedang berada di tingkat Ula, Wustha dan Ulya.

Adapun kriterianya bukan berdasarkan jenjang kelas atau pendidikan. Melainkan berdasarkan umur santri. Mereka yang termasuk santri Ula yaitu yang berusia antara 6 – 12 tahun. Sedangkan Santri wustha adalah mereka yang umurnya 13 – 15 tahun. Dan kategori santri Ulya adalah yang berumur 16 – 21 tahun.

“Tahun 2017 ini, KIP akan disalurkan kepada santri yang jumlahnya lebih dari 194 ribu santri, terdiri dari 34 ribu santri Ula, 106 ribu santri Wustha, dan 53 ribu santri Ulya,” ujar Kasubdit Santri Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Zayadi, di Jakarta.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya telah merevisi regulasi untuk penyaluran KIP santri. Diharapkan tahun ini proses dan prosedur penyaluran akan lebih optimal. Menurutnya capaian target yang akan di realisasikan mencapai 97%.

Baca Juga :   Tidak Ada Kriminalisasi Dana Desa Jika Hanya Salah Administrasi

Adapun regulasi yang dimaksud Kamaruddin diantaranya, surat keterangan tidak mampu (SKTM) cukup dikeluarkan oleh pimpinan pondok. Aturan sebelumnya bahwa SKTM harus diterbitkan oleh lurah atau kades asal daerah santri. Prosedur ini menjadi masalah tersendiri bagi santri yang jauh dari pondok.

Lantas Siapa saja santri yang akan mendapat KIP dan apa saja syaratnya ?

Seperti biasa, persyaratan untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar ( KIP ) sebagaimana yang terapkan kepada siswa-siswi sekolah negeri yaitu santri-santri yang tergolong tidak mampu. Dan harus memiliki Surat Keterangan tidak Mampu dari Pimpinan Pondok Pesantren. Selain itu KIP atau Kartu Pintar ini juga akan diberikan kepada santri yatim.

Berbicara seputar dunia santri, ternyata ada Kisah nyata Hantu Santri di Lamongan yang Hidup kembali. (pdk)

Baca Juga :   Warga Negara China ini Dua kali Melanggar Hukum Indonesia

Pengunjung Lain Juga Baca Ini :

Internet Akan Menjangkau Seluruh Desa Pada 2015 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menargetkan pada 2015 layanan internet sudah harus menjangkau seluruh desa di Indonesia. Kemenkominfo kini mulai menetapkan prioritas program deng...
Daftar Nama PNS yang Tidak Terdata Di BKN, 57 Ribu Orang Nasional - Jumlah PNS di Indonesia sekitar 4,5 juta orang. Dari jumlah sebanyak itu, Daftar nama PNS yang tidak terdata di BKN Pusat hasil dari PUPNS adalah 57 ribu orang. Baik yang berada di daerah m...
Siswa SD Indonesia Akan pecahkan Rekor Dunia di Inggeris karena ini Nasional - Pencapaian rekor dunia kembali akan di pecahkan oleh siswa SD kelas lima asal Indonesia. Murid SD Universal Patebon Kendal Jawa Tengah ini akan unjuk kebolehan di London Inggeris pada bulan...
Tidak Ada Kriminalisasi Dana Desa Jika Hanya Salah Administrasi Nasional – Kriminalisasi Dana Desa merupakan hal yang wajib di hindari oleh kepala desa dan Perangkat Desa di seluruh Indonesia. Karena akan berakibat fatal bagi pelakunya jika memang terbukti. Tid...
Hari Ini Razia Kendaraan Besar-besaran, Ini Ketentuan Pelanggaran dan ... Nasional - Beberapa hari belakangan ini santer di pemberitaan bahwa polisi akan menggelar razia besar-besaran secara nasional. Sehingga para pemilik kendaraan banyak yang khawatir akan terjaring opera...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top